Tuesday, 2 December 2014

Cinta itu Khawatir

Sebesar apa kita mencintai seseorang mungkin bisa dilihat dari seberapa besar rasa kekhawatiran kita terhadap seseorang yang kita cintai tersebut.
bukan indikator mutlak, tapi bisa dijadikan sebagai salah satu indikatornya :D

aku belum pernah merasai kekahwatiran yang sampai menusuk pada tulang rusuk.. hahaa.. lebay..
kekhawatiran  terhadap seseorang diluar daftar nama keluargaku, daftar nama sahabat=sahabat perempuanku. diluar semua itu.

Aku tidak pernah tau bagaimana wujud fisik dari cinta, baunya saja aku belum pernah menciumnya tapi aku merasai keberadaannya. sungguh. ini kuat sekali. bahkan seolah nyata sekali wujudnya didepanku.

Khawatir terhadap seseorang yang berarti dalam hidup kita sepertinya adalah hal yang wajar, bahkan sesama umat muslim kita wajib untuk "khawatir" terhadap keadaan saudara kita yang lain.
khawatir itu lumrah katanya, biasa saja. setiap orang juga pernah merasa khawatir terhadap orang lain.

perjalanannya hanya terpaut waktu 3 jam. tapi ini karena hari sudah begitu larut, ah bukannya biasanya juga pulang larut tak sekhawatir ini?
bukan,
tapi ia baru berkabar bahwa tadi terjatuh, pasti masih ada bekas pada detak jantungnya yang lebih cepat atau pada perasaan yang terbentuk pada lecet di tubuhnya. bukannya sudah diberitahu bahwa tidak apa.apa?
bukan,
tapi ini karena suasana sedang berwarna biru black, tidak hitam pekat memang karena aku tau ia bijak menghadapi berbagai suasana. bukannya segala sesuatu memang sudah dituliskan dan digariskan olehNya. hanya pasrah dan menjalani sesuai skenarioNya.
bukan,
tapi ini karena sedang musim hujan, bagaimana jika tiba-tiba hujan turun deras ketika sedang berada disepertiga perjalanan, ditigaperempat perjalanan. aah, bukannya sudah mengerti bahwa banyak perlengkapan yang harus di bawa ketika perjalanan jauh. jas hujan.
bukan,
tapi ini karena... hhmmm....
aaah, alasan apa lagi yang hendak di utarakan?
sudahlah, tak usah berbanyak dalih. dan mendalilkan dalih.

alasannya hanya karena satu kata saja bukan?
satu kata yang sulit dijelaskan. satu kata yang terkadang memang tidak butuh penjelasan. 
 
khawatir yang saya rasa ini, saya yakin tidak pernah satu orang pun didunia ini yang sama rasanya dengan saya. karena khawatir pada hati saya ini karena cinta.

#Alhamdulillah sudah sampai rumah :*

Adriana

Impian itu letaknya tidak harus selalu di atas, terkadang kamu hanya perlu ke bawah dan mengejar impian :)
pernah punya mimpi yang sampai detik ini belum terpacai juga?
pernah punya keinginan yang sampai sekarang belum kesampean juga?
seberapa besar usahamu untuk menggapai mimpi itu?
seberapa besar nyalimu mengarungi perjalanan sampai kepada mimpimu itu?
seberapa besar peranmu tenggelam pada permaianan mimpimu?
Malam ini disuguhi film berjudul "Adriana"
Film paling kece yang pernah aku tonton, atau bisa disebut dengan film paling spekta dari deretan daftar film drama Indonesia yang pernah aku plototi berjam-jam.
sungguh. film ini luar biasa sekali.
kolaborasi antara sejarah dan romansa cinta,
Uuggh, drama yang sungguh luar biasa.
menceritakan pertualangan tiga tokoh mencoba menemukan jawaban-jawaban dari teka-teki yang tak terduga sebelumnya, bahwa teka-teki itu bercerita tentang kehidupan mereka sendiri. sejak mereka berada di bangku sekolah dasar sampai hari ini. 14 tahun lamanya.
singkat cerita :
Dulu, saat mereka duduk di bangku SD, Adriana adalah siswi paling pintar dan luar biasa, ia pandai sekali tentang sejarah, mengetahui banyak sejarah peninggalan jaman dahulu. Film ini menceritakan tentang sejarah monas, tidak hanya itu sebenarnya, yang menjadi impian Adriana, yaitu ingin naik di atas monas, dulu ketika mereka berkunjung ke monas saat sekolah dasar. Adriana ketakutan untuk naik, takut ketinggian.
hari ini, saat semua teka-teki permainan berakhir.
seperti janjinya dulu, Bayu. laki-laki yang berpenampilan cupu lengkap dengan kaca matanya menepati janjinya, menemani Adriana berada di atas monas. Bayu adalah laki-laki yang sudah selama 14 tahun, sejak mereka berda di sekolah dasar memendam rasa terhadapnya, cintanya cuma satu hanya untuk Adriana
tapi, hati Adriana berkata lain, hatinya memilih Andra, cowok paling terkenal di sekolah, tapi dikhawatirkan tidak lulus ujian karena nilai mata pelajarannya rendah.
Andra tidak tau bahwa perempuan berkacamata ini memedam rasa terhadapnya.
namun, setelah Andra mengenal Adriana lewat teka-teki permainannya, timbul rasa suka pula pada hati Andra. dan di akhir cerita.. Adrian berhasil menggapai mimpinya yaitu berada diketinggian monas, mimpi yang sederhana. dan ia bertemu dengan Andra.teka-teki selesai.

Film ini berhasil meghadirkan berbagai informasi sejarah dengan kemasana yang sungguh terasa berbeda sekali, sederhana dan simple tapi mengena. 
ini tipe film cerdas. cerdas sekali.
bahkan aku harus berpikir beberapa kali untuk memahaminya.
banyak hikmag yang bisa diperoleh dari film ini..
mimpi Adirana cukup sederhana. tapi kisah perjuangannya tidak sederhana.
selamat bermimpi dan selamat menggapainya :)
saya merekomendasikan film ini untuk anda tonton.. :)
 
 


Thursday, 27 November 2014

Cincin Nikah Impian

Bolehlah sesekali mengulas impian dimasa datang tentang sebuah pernikahan..
membayangkan kelak akan menjalani hidup dengan setulus-tulusnya bersama partner yang akan setia menemani disepanjang hidup.
Memiliki keluarga yang bahagia, harmonis dan penuh dengan suka cita
Membayangkan saja sudah indah apalagi melakoninya..
Menikah itu, membuat masalah baru. katanyaa...  tapi kenapa menikah itu harus yaaa?
entahlah, dari mana asal muasal kalimat semacam itu. beberapa waktu yang lalu menyelinap ke dalam gendang telingaku.. ah, entah lah. saya tidak peduli itu sama sekali. bagi pikiran saya menikah itu menyenangkan. itu saja. titik !
kalaupun kelak aku menemui duri tajam, batu krikil ataupun jebakan yang tak kusangka sebelumnya.. semata-mata itu adalah ujian bukan dampak dari sebuah pernikahan.

Menikah itu menyenangkan. menggembirakan :)
Bayangkan saja, kita bisa berbagi keluh kesah bersama perantara Tuhan dan luar biasa. sosok manusia yang ditakdirkan oleh Tuhan dan ditugasi untuk menjaga dan melindungi kita. betapa syahdunya melakoni aktivitas sehari-hari bersamanya..
dan bayangkan saja, sudah berapa pundi-pundi pahala yang kita (perempuan/istri) kumpulkan sejak syah menyandang status istri.

Menikah memang bukan perkara mudah, karena menikah ialah sebuah keberanian dan kebijaksanaan.
serunya membayangkan seluk beluk prosesi pernikahan yang akan dijalani nanti. hahaha.. sungguh saya tak sabar lagi, Tuhan :) Seru.seru..seruu..
Mulai dari malu-malu memperkenalkan calon partner kepada keluarga besar sampai dengan persiapan tentang resepsi pernikahan, saat dimana malu dan haru, bahagia serta semua rasa bercampur menjadi satu. hhaa gimana yaa rasanyaa :D
Kapan-kapan aja yaa aku cerita tentang seluk-beluk prosesi impianku kalau nikah nanti.yang pasti soal cincin sebagai simbol pengikat yang akan melingkar kelak di jari manis ini, aku punya selera sendiri. maunya sii mas putih dengan permata kecil ditengahnya. kira-kira seperti digambar ini :*

Monday, 24 November 2014

Mbok Jadi yang Menentramkan Hati !

Menjadi pribadi yang baik memang bukan perkara mudah, terlebih bagi saya yang sedang belajar untuk terus menjadi baik.
Menjadi pribadi yang menyenangkan tentu saja bukan hal yang gampang bagi saya, mengingat betapa arogannya saya dengan semua isi yang ada di pikiran saya
Menjadi pribadi yang menentramkan hati?
ini menjadi yang yang lebih sulit lagi bagi saya, mengingat bibit monster begitu mendarah daging pada diri saya..
padahal,
saya sudah sering sekali membaca banyak artikel tentang perempuan yang baik, kriteria perempuan solihah, sifat-sfiat yang harus dimiliki oleh perempuan
padahal..
saya sudah sering memaknai beberapa hadist terkait hal itu. cuma pemaknaan belaka sepertinya. karena nyatanya saya masih lupa mempraktekannya. lupa membaca tips-tips bagaimana mempraktekannya. itulah saja. hanya berbanyak dalih. no action.
menjadi pribadi yang menyenangkan tentu saja akan mengembirakan orang lain, tidak membuat orang lain gelisah, marah apalagi sengsara.
kemarin, saya mendapati pesan singkat di inbox saya.. jelas hal itu tertuju kepada saya, menunjuk saya, dan dengan sangat jelas kalimat itu berbicara kepada saya.
saya sulit menjelaskan rasa apa yang ada di hati saya ketika mendapati kalimat itu berjejer dengan kalimat lain dalam rangkaian paragraf. sungguh. ini membuat saya tertohok. antara sakit karena kata-kata itu begitu mendalam.. saya sadar memang seperti itu adanya, nasihat yang begitu mengena. atau tersinggung karena saya tidak demikian. hhahaa, saya angkuh sekali.
kalimat-kalimat yang biasa saya baca terkait hal itu sebenarnya menjadi tekat dan cita-cita saya untuk menjadi pribadi yang menentramkan hati bagi orang lain. hal ini sangat terpatri didalam diri saya dan saya berusaha sekali untuk itu.
tapi, kalimat kemarin itu.. uuuhhh... merontokkan hati saya. sungguh. entah bagian yang mana yang rontok, kenapa rontok dan bagaimana bisa serapuh itu. itu cuma kalimat.
ah, bukankah kalimat itu ada karena hasil dari prilaku dan perbiuatan selama ini..
yang jelas, menjadi pribadi yang lebih baik. tahan kritikan !
 

Thursday, 6 November 2014

Lagu

Sadari semua, manusia makhluk tercipta tuk saling bisa jalani hidup ini bersama

Friday, 17 October 2014

3 Pilar modal untuk jadi penulis

Hari ini terasa sulit sekali untuk menuliskan tentang sesuatu yang ada di pikiranku.. entahlah, tiba-tiba ada sebuah kalimat yang menggangu pagi ini, tepatnya setelah membaca sebuah artikel di blog tetangga. artikelnya tidak terlalu panjang tapi cukup membuatku berpikir panjang..

selama ini aku bangga sekali bisa berimajinasi dan rutin menulis blog, apa saja di tulis bahkan hal yang tidak penting. yang penting rajin nulis dulu, pikirku.
dulu, waktu aku masih aktif di sebuah organisasi yang sarat sekali dengan aktivitas tulis-menulis malah aku nyaris tidak pernah menulis, kalo tidak ada tugas wawancara dan harus menerbitkan buletin. aku nyaris berdiam diri tidak membuat jemariku lentik di atas keyboard. padahal. tentu saja aku bisa membawa buku kemana-mana, dan menuliskan apa saja. tapi entahlah enggan sekali melakukan hal itu. Dalam pandanganku orang yang sok nulis dimana-mana itu sok keren. haha

Hari ini imajinasiku diobrak-abrik rasanya, ingin segera di restart sebelum terlambat dan berlarut-larut.
di cek kembali apakah imijinasiku bekerja dengan baik, apakah ia beroperasi dengan optimal.
itu pertanyaan yang tiba-tiba membayangiku selama mataku cermat melihat kata demi kata yang kemudian dengan otomatis membuat bibirku komat kamit membaca tiap kata yang terangkai menjadi kalimat dan kemudian membentuk satu kesatun formasi dalam paragraf.

sekali lagi aku sampaikan artikel itu tidak terlalu panjang tapi berhasil membuatku berpikir panjang.

Mungkin sudah mulai nampak berkembang embrio untuk jadi penulis hebat didalam diriku, makanya aku tersentuh dan merasa jleb-jleb banget sama isi dari artikel itu :D :P

imajinasi itu butuh pengetahuan.
itu kalimat yang membuatku berpikir lebih mendalam.

sebagai calon penulis hebat rasa-rasanya memang masih banyak sekali sumber bacaan yang belum ku baca. karena dengan membacalah aku menemukan pengetahuan.

sistematika berpikir.
ini kalimat kedua yang mengakibatkan aku merasa bersalah sekali telah menulis ribuan kata yang rancu dan tak beraturan.

penyajian dengan teknik.
ini juga kalimat yang membuatku menyesal, dulu ketika banyak acara pelatihan kepenulisan aku males-malesan ikut, sok sibuk. uuggh.. :O

Itulah 3 PiLar yang sekarang menjadi PR besar buat meniti karir di dunia kepenulisan.
Mari Membaca Mari Meulis :)

Friday, 26 September 2014

Kita adalah Mendung

Disaat aku tak mendapati kamu lagi untuk berada didekatku dalam kurun waktu yang lama bahkan selamanya, karena ternyata Tuhan tidak menakdirkanmu untuku..
aku baru mengerti dan memahami semua ini, belum lama ini. aah.. kenapa jahat sekali. sudah berapa waktu yang kau sia-siakan untuk menghilang dariku, menjauh dan bersembunyi. tidakkah kau lelah dnegan semua ini?aku hanya butuh sedikit saja penjelasan dari kalimatmu. sedikit saja, setidaknya sebagai hormat kita kepada rasa yang pernah ada.

apa artinya dingin yang menusuk tulang yang pernah kita lewati jikalau kau tak sedikitpun punya kalimat setelah itu berlalu?

apa artinya rasa yang menjelma pada dini hari lewat suara kita yang saling berbisik dari kejauhan jikalau kau tak sedikitpun punya rasa kasih kepada yang pernah ada dihati?

dan apa artinya semua yang pernah terlewati jikalau kau enggan sekali merangkai kata yang selama ini kau rajut indah..

Dan bila kau harus pergi, jauh dan takkan kembali
ku akan merelakanmu, bila kau kan bahagia selamanya.. disana..
Ku akan mengerti cinta dengan semua yang terjadi, pastikan saja langkahmu tetap berarti..
sehangat pelukan hujan, saat kau lambaikan tangan
selembut belaian badai, saat kau palingkan arah.. jejak langkahmu terbaca. ini saat yang tepat untuk berpisah.
aku tak ingin mengungkit kisah, karena toh kita juga sudah samasama memiliki kisah lain.
tapi ini tentang kisah kita. seharusnya kita menuntaskannya dengan cara kita pula, cara biasanya kita bercengkrama.. merajut kata indah yang membawa kita sama-sama menikmati mendung tanpa hujan.
iya. mendung.

mungkin itu yang menyebabkan semuanya seperti ini. hanya mendung. sekedar mendung.
setelah mendung malah badai. apalah ini !

kita tidak pernah menikmati hujan rintik, hujan deras bahkan pelangi setelah hujan reda.
kita tidak menikmatinya atau enggan menikmatinya?
kenapa kita tidak berusaha untuk pergi ke titik koordinatnya?
kenapa kita hanya menunggu uapan air untuk menjadi hujan, sedangkan kita yakin menerka awan itu hanya akan menjadi mendung. tidak akan pernah turun air seperti hujan yang selama ini kita impikan.
dan sekarang semuanya semakin jelas dan nyata.
bahwa memang akan menjadi mendung. selamanya jadi mendung..
kita adalah mendung.
Tuhan memang telah mempersiapkan cerita lain tentang kita, skenario yang selama ini hanya kita terka. terkaan tanpa bukti nyata. kita hanya meraba. tidak nyata. iya. tidak nyata, sama seperti cinta kita. tidak nyata.
hebatnya kita, kini kita menemui hujan kita masing-masing di koordinat lain.
bukan kita. tapi kita degan yang lain.
Terimakasih sudah menemaniku merasai mendung, berkat kau aku tau betul bagaimana rasanya berada di bawah awan mendung dan berharap turun hujan.
Pastikan langkah kita, semuanya akan berarti..
kini,
aku telah bertemu dengan hujanku dan kau pun demikian.
terimakasih untuk sesuatu yang sempat ada. itu adalah anugerah Tuhan yang amat indah.

Karena Hujan hanya angan bagi kita.
Tapi
Tidak
Bagi kita bersama "Dia"